Blogroll

Rabu, 13 Maret 2013

Kamu, kamu, dan masih kamu -_-


Kamu harusnya tau, kamu harusnya bisa membayangkan bagaimana rasa rindu ini, rindu terlarang, rindu yang seharusnya tak boleh kurasa lagi. Sakit. Sesak. Aku merindukan kamu yang sudah  menjadi lelaki wanita lain, kamu yang (semoga) bahagia dengan wanitamu sekarang, kamu yang (mungkin) tak pernah lagi mengingatku, kamu yang ……. Ah aku lelah selalu berusaha mengenal setiap detail tentang dirimu. Karena yang sebenarnya ingin kulakukan hanyalah berbisik rindu padamu. Itu saja. Sederhana.

Maafkan aku yang selalu mengeluh karena lelah akan rindu ini, memenuhi setiap jejaring sosialku karena keluhan rinduku. Karena aku tau tak ada jalan lain untuk meluapkan rasa terlarang ini. Yang harusnya aku sudah tidak berhak lagi merindukanmu. Maaf.

Jadikan aku wanita yang tegar Tuhan. Bukan wanita yang rapuh hanya karena dia. Jadikan aku wanita kuat. Kalaupun aku tak bisa kuat Tuhan, izinkan aku untuk sekedar berpura – pura menjadi wanita yang kuat. Selalu tersenyum dalam suasana apapun. Aku hanya ingin orang lain melihat senyumku selalu. Jangan biarkan mereka mengenal tangisku Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar