Haruskah selalu ku teteskan air mata saat aku menyadari
jarak antara kita ?
Aku terlalu lelah menjalani ini semua sendiri , tanpamu . .
Maafkan aku yg tak pernah bisa menghargai setiap tetes
keringatmu ,
Maaf untuk setiap kelakuan tidak baik yang tidak pernah
menghargai usahamu untuk membahagiakan aku ,
Maaf untuk setiap kata tak sopan yang keluar dari mulut ini
,
Maafkan aku yang selalu berlaku acuh padamu ,
Maaf untuk setiap kata maaf yang hanya bisa aku ucapkan
lewat surat ini . .
Aku terlalu gengsi untuk sekedar mengucap kata maaf ,
Terlalu gengsi untuk mengungkap bahwa aku ingin selalu di
dekatmu ,
Merasakan hangat pelukmu ,
Mendengar tutur lembutmu ,
Dan aku terlalu gengsi untuk mengucap bahwa aku sangat
menyayangimu . .
Satu - satunya yang bisa membuatku tersenyum manis itu saat
melihat senyummu ,
Dan satu - satunya hal yang bisa membuatku menangis itu saat
melihat air matamu ,
Hanya peluk hangatmu yang mampu memberikan ketenangan saat
hati ini kacau, saat orang asing di luar sana berperilaku kurang baik padaku .
.
Entah bahasa apa yang mampu mengungkapkan rasa sayang ini ,
belum kutemukan itu . .
Mungkin hanya lewat surat ini aku berani berkata bahwa aku
sangat menyayangimu, meski lakuku selalu acuh padamu . .
Sekali lagi aku hanya ingin berkata maaf maaf maaf . .
Meski maaf ini takkan mampu menghapus sakit hatimu karenaku
,
Meski maaf ini takkan mampu menghapus setiap dosaku padamu .
.
Tapi yang aku tau , cintamu itu selalu memaafkan . .
Peluk cium untukmu ibu {} :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar